Beranda » Perbankan » Tabel Angsuran Pinjaman KUR BRI Lengkap, Syarat dan Bunga

Tabel Angsuran Pinjaman KUR BRI Lengkap, Syarat dan Bunga

Butuh modal usaha tapi tidak punya jaminan yang cukup? Pinjaman mungkin menjadi solusi yang tepat. Program ini dirancang khusus untuk membantu pengusaha kecil dan menengah mendapatkan akses pendanaan dengan persyaratan yang lebih fleksibel dibandingkan pinjaman konvensional lainnya.

Nah, sebelum memutuskan untuk mengajukan KUR BRI, ada baiknya memahami terlebih dahulu bagaimana sistem angsuran, besaran bunga, dan persyaratan yang berlaku. Dengan informasi lengkap ini, pelaku usaha bisa merencanakan keuangan dengan lebih matang dan mengetahui beban cicilan yang akan ditanggung setiap bulannya.

KUR BRI () adalah program pinjaman dari Bank Rakyat Indonesia yang ditujukan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Program ini memberikan kemudahan akses modal dengan bunga yang relatif rendah dan proses persetujuan yang lebih cepat dibandingkan pinjaman biasa.

Artikel ini akan membahas secara detail tabel angsuran KUR BRI, besaran bunga terkini, persyaratan permohonan, serta cara menghitung simulasi cicilan. Informasi ini akan membantu calon peminjam membuat keputusan yang tepat sebelum mengajukan pinjaman.

Apa Itu KUR BRI dan Bagaimana Cara Kerjanya?

KUR BRI adalah program kredit yang didukung oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Bank BRI bertindak sebagai penyalur kredit dengan penetapan bunga yang relatif terjangkau. Program ini tidak memerlukan jaminan dalam arti tradisional, meskipun ada beberapa persyaratan dokumen yang harus dipenuhi.

Mekanisme KUR BRI cukup sederhana. Pengusaha yang memiliki usaha, baik itu di sektor perdagangan, jasa, atau produksi, bisa mengajukan permohonan ke Bank BRI. Setelah proses verifikasi data usaha dan kemampuan bayar, bank akan menentukan jumlah pinjaman dan tenor cicilan yang sesuai dengan kondisi finansial peminjam.

Tabel Angsuran KUR BRI Berdasarkan Nominal dan Tenor

Sistem angsuran KUR BRI didasarkan pada tiga faktor utama: nominal pinjaman, tenor (jangka waktu), dan suku bunga yang berlaku. Mari kita lihat simulasi tabel angsuran untuk berbagai nominal dan tenor yang umum ditawarkan.

Tabel Angsuran KUR BRI Rp5 Juta hingga Rp50 Juta

Berikut adalah simulasi tabel angsuran KUR BRI dengan suku bunga 6% per tahun (persentase ini dapat berbeda tergantung kebijakan terbaru bank dan profil peminjam):

Nominal Pinjaman Tenor 12 Bulan Tenor 24 Bulan Tenor 36 Bulan
Rp5.000.000 Rp438.000 Rp222.000 Rp151.000
Rp10.000.000 Rp877.000 Rp445.000 Rp303.000
Rp25.000.000 Rp2.193.000 Rp1.112.000 Rp758.000
Rp50.000.000 Rp4.386.000 Rp2.224.000 Rp1.517.000

Catatan: Tabel di atas adalah simulasi berdasarkan bunga 6% per tahun dengan metode perhitungan angsuran sistem bunga flat. Angsuran aktual dapat berbeda tergantung kebijakan BRI terkini dan perhitungan bunga yang digunakan (bunga anuitas atau bunga flat).

Tabel Angsuran KUR BRI untuk Nominal Rp100 Juta

Untuk nominal pinjaman yang lebih besar, berikut KUR BRI untuk Rp100 juta dengan asumsi bunga 6% per tahun:

Nominal Pinjaman Tenor 12 Bulan Tenor 24 Bulan Tenor 36 Bulan Tenor 48 Bulan Tenor 60 Bulan
Rp100.000.000 Rp8.772.000 Rp4.449.000 Rp3.034.000 Rp2.302.000 Rp1.847.000

Tabel ini menunjukkan bagaimana semakin panjang tenor, semakin kecil angsuran bulanan yang harus dibayar. Namun, total bunga yang akan dibayarkan akan semakin besar seiring perpanjangan tenor.

Besaran Bunga KUR BRI Terkini 2026

Suku bunga KUR BRI terus mengalami penyesuaian mengikuti kebijakan Bank Indonesia dan dinamika pasar keuangan. Saat ini, bunga KUR BRI berkisar antara 4% hingga 6% per tahun, tergantung pada beberapa faktor.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besaran Bunga

Penetapan suku bunga KUR BRI dipengaruhi oleh profil peminjam, jenis usaha, nominal pinjaman, dan kebijakan bank. Pengusaha yang memiliki track record bisnis yang baik, omset usaha tinggi, dan kemampuan bayar yang solid cenderung mendapatkan bunga yang lebih rendah.

Selain itu, pemerintah juga secara berkala memberikan subsidi bunga untuk KUR BRI tertentu, terutama untuk kategori UKM yang sedang berkembang. Subsidi ini bisa mencapai 1-3% per tahun, sehingga bunga efektif yang dibayar peminjam menjadi lebih rendah.

Persyaratan Permohonan KUR BRI

Untuk mengajukan KUR BRI, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Berikut adalah persyaratan umum yang diminta oleh Bank BRI:

Persyaratan Administrasi

Pertama, calon peminjam harus menyiapkan dokumen identitas diri yang masih berlaku, seperti KTP dan KK (Kartu Keluarga). Dokumen ini berfungsi untuk verifikasi identitas dan data pribadi peminjam. Pastikan data yang tercantum pada dokumen ini sudah sesuai dengan kondisi terkini.

Kedua, peminjam perlu menyediakan dokumen usaha. Ini bisa berupa SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), atau surat keterangan usaha dari lurah setempat jika usaha masih dalam skala kecil atau tidak memiliki izin formal. Dokumen ini menunjukkan bukti bahwa peminjam memang memiliki usaha yang sah.

Persyaratan Finansial dan Usaha

Bank BRI juga akan meminta bukti keuangan usaha. Ini bisa berupa laporan keuangan sederhana (neraca dan laporan laba rugi), bukti pemasukan (setoran rekening bank), atau catatan penjualan. Tujuan dari dokumen ini adalah untuk menilai kemampuan bayar peminjam dan potensi bisnis.

Selain itu, ada persyaratan khusus berdasarkan jenis usaha. Untuk usaha dagang, mungkin diminta bukti stok barang. Untuk usaha jasa, bisa diminta bukti kontrak atau surat perjanjian dengan klien. Setiap jenis usaha memiliki detail verifikasi yang berbeda.

Persyaratan Jaminan

Meskipun KUR BRI disebut sebagai pinjaman tanpa jaminan, sebenarnya ada jaminan yang diminta, hanya saja bukan berupa agunan fisik. Jaminan KUR BRI berbentuk BPKB kendaraan, sertifikat tanah, atau bahkan sertifikat emas dalam jumlah yang relatif kecil, tergantung kebijakan cabang.

Ada juga jaminan yang berbentuk personal guarantee, di mana peminjam atau keluarga dekat bersedia menjadi penanggung jawab. Atau bisa juga dalam bentuk asuransi kredit yang premi-nya ditanggung oleh peminjam dan sudah termasuk dalam angsuran bulanan.

Cara Mengajukan KUR BRI dan Proses Persetujuan

Proses permohonan KUR BRI cukup mudah dan dapat dilakukan melalui beberapa saluran. Calon peminjam bisa datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat, menghubungi relationship manager BRI, atau bahkan mengajukan melalui aplikasi mobile banking BRI untuk kategori tertentu.

Langkah-Langkah Pengajuan

Pertama, siapkan semua dokumen yang diperlukan sebagaimana telah dijelaskan di atas. Pastikan dokumen asli dan fotokopi tersedia dalam jumlah yang cukup. Beberapa cabang BRI mungkin meminta dokumen tambahan, jadi ada baiknya menelepon cabang terlebih dahulu untuk konfirmasi.

Kedua, datang ke kantor cabang BRI dan minta untuk berbicara dengan petugas KUR. Jelaskan jenis usaha, jumlah yang in

FAQ Seputar Tabel Angsuran Pinjaman KUR BRI Lengkap, Syarat dan Bunga

Apa saja syarat utama pengajuan pinjaman KUR BRI untuk pelaku UMKM?
Syarat utamanya meliputi dokumen identitas diri ( dan Kartu Keluarga), Surat Keterangan Usaha (SKU) minimal dari atau kelurahan setempat, serta memastikan bahwa usaha Anda telah berjalan aktif dan produktif minimal selama 6 bulan. Calon debitur juga tidak boleh sedang menerima fasilitas kredit produktif dari lembaga perbankan lain.
Berapa persen suku bunga KUR BRI yang ditetapkan pada tahun ini?
Suku bunga KUR BRI sangat ringan karena mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah. Untuk debitur baru (pengajuan pertama kali), suku bunganya ditetapkan sebesar 6% efektif per tahun. Suku bunga ini akan berjenjang naik menjadi 7%, 8%, dan 9% secara berturut-turut untuk pinjaman kedua, ketiga, dan keempat.
Bagaimana cara membaca tabel angsuran KUR BRI dengan tepat?
Pada tabel angsuran resmi, kolom paling kiri umumnya menunjukkan nominal plafon pinjaman yang ingin diajukan. Sementara itu, baris atas (horizontal) menunjukkan pilihan tenor atau jangka waktu pelunasan dalam hitungan bulan (misalnya 12, 24, 36, hingga 60 bulan). Titik persilangan antara baris plafon dan kolom tenor tersebut menunjukkan nominal cicilan per bulan yang harus dibayarkan.
Apakah pengajuan KUR Mikro BRI mewajibkan penyerahan agunan tambahan?
Untuk jenis KUR Mikro dengan plafon pinjaman hingga maksimal Rp100 juta, perbankan tidak mewajibkan adanya penyerahan agunan tambahan seperti sertifikat tanah, rumah, atau BPKB kendaraan. Agunan pokok untuk pinjaman ini adalah kelayakan usaha yang sedang Anda jalankan. Agunan tambahan baru diwajibkan untuk pengajuan KUR Kecil (plafon di atas Rp100 juta).
Apa solusi yang bisa dilakukan jika pengajuan pinjaman KUR BRI ditolak?
Jika pengajuan ditolak, langkah pertama adalah mengevaluasi riwayat kredit Anda melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK OJK) untuk memastikan tidak ada tunggakan pinjaman di tempat lain (harus berstatus Kolektibilitas 1). Selain itu, pastikan pembukuan atau arus kas usaha Anda mampu menutupi estimasi cicilan bulanan. Anda sangat disarankan untuk berdiskusi langsung dengan mantri BRI guna mencari solusi terbaik.